Upacara Penutupan Operasi TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2025.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang Joko Ngatmo menghadiri Upacara Penutupan Operasi TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2025 di Lapangan Sepak Bola Desa Wanarata Kec. Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Kamis, (21/08/2025).

Di lokasi sasaran fisik, dengan adanya program TMMD, khususnya untuk pembangunan jalan, salah satu manfaatnya adalah memudahkan transportasi bagi para petani utamanya saat mereka membawa hasil pertaniannya dengan menggunakan kendaraan roda empat (mobil), sehingga akan berpengaruh pada kemakmuran.

Hasil Program TMMD seperti yang diharapkan, dapat mendorong semangat masyarakat untuk bekerja lebih giat sehingga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraannya akan semakin meningkat. Pada kesempatan tersebut, dalam amanatnya Wakil Bupati Pemalang menyampaikan bahwa yang lebih penting dari itu adalah untuk mendukung Program Ketahanan Pangan.

Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Mohammad Arif menyebutkan bahwa semua sasaran TMMD baik fisik maupun non fisik, utamanya sarana fisiknya sudah selesai seratus persen dan begitu pula dengan sasaran non fisiknya. Dandim menambahkan, kegiatan TMMD diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani pun semakin semangat.

Dalam upacara penutupan TMMD tersebut, Sekretaris Operasi TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2025, Kapten Arm Eko Budiharjo melaporkan, program TMMD dilaksanakan selama 30 hari, dimulai dari 23 Juli sampai dengan 21 Agustus 2025 dan melibatkan tenaga kerja sebanyak 155 orang yang terdiri dari dari unsur Dansatgas dan Staf Satgas, Tim Asistensi dan Penyuluh dari Kodim 0711/Pemalang, Polres Pemalang, Pemda Pemalang, Pasukan SKK Kodim 0711/Pemalang, Hansip/Linmas, Ormas, Aparat dinas/Instansi dan Masyarakat.

Adapun dana untuk kegiatan tersebut sebesar Rp. 449.000.000,- yang sumber dananya berasal dari APBD Provinsi Rp. 227.000.000,- dan APBD Kabupaten Rp. 222.000.000,-

Hasil yang dicapai dalam Program TMMD meliputi sasaran fisik dan sasaran non fisik.

Untuk hasil sasaran fisiknya adalah pembuatan jalan baru dan pemadatan, kemudian jembatan, pembuatan talud 2 sisi dan rabat beton. Sedangkan untuk sasaran non fisiknya yang sudah dilaksanakan antara lain, Penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Penyuluhan Hukum, Penyuluhan Kamtibmas dan Penyalahgunakan Narkoba, Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI, Penyuluhan tentang Stunting dan Pelayanan KB, Penyuluhan Pertanian, Sosialisasi Penanganan Bencana Alam, Sosialisasi undang-undang Pernikahan, Penyuluhan tentang sampah rumah tangga dan Sosialisasi Administrasi Kependudukan.

Scroll to Top